Monthly Archive: November 2018

Kominfo Akan Keluarkan Aturan Hak untuk Dilupakan

Kominfo Akan Keluarkan Aturan Hak untuk Dilupakan

Right to be forgotten atau hak untuk dilupakan merupakan aturan untuk meminta pihak-pihak terkait dalam hal ini adalah perusahaan digital untuk menghapus pencarian untuk orang yang meminta. Dengan meminta hak tersebut, seseorang bisa menghapus jejak digitalnya baik mereka yang masih hidup atau mereka yang sudah mati(melalui keluarga).

Hak ini sebenarnya sudah ada di Indonesia, tetapi aturan lebih rinci mengenai hal ini masih terus dibahas oleh Kominfo selaku pihak yang berwenang.

Dalam hal tersebut, Kominfo telah mempersiapkan rencana mengeluarkan Peraturan Menteri(Permen) yang akan mengatur hak untuk dilupakan masyarakat Indonesia. Menurut Dirjen Aplikasi dan Informatika Semuel Pangerapan, Permen ini masih dalam tahap pembahasan tetapi akan dikeluarkan tidak lama lagi.

Pihak Kominfo juga akan berkonsultasi terhadap sejumlah pihak seperti aktivis, kepolisian, dan kejaksaan sebelum mengeluarkan aturan untuk dilupakan tersebut. Rencananya, Permen ini akan dikelaurkan dengan aturan yang sangat rinci sehingga akan memberikan perlindungan bagi masyarakat Indonesia yang ingin menggunakan hak tersebut.

Aturan berwenang untuk hak dilupakan

Pasal 15 A ayat 1 draft revisi Peraturan Pemerintah No.82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE) telah terdapat poin yang berkaitan dengan hak untuk dilupakan. Dalam Aturan tersebut mewajibkan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) juga terdapat aturan bagi mesin telusur seperti Google untuk menghapus hasil pencarian terhadap orang yang meminta hak untuk dilupakan.

Aturan tersebut tercatat dalam Pasal 26 ayat 3 UU ITE dan penghapusan harus melalui permintaan dan putusan pengadilan terlebih dahulu.

Dengan menerapkan dan merevisi lebih rinci aturan untuk dilupakan ini, nantinya masyarkat Indonesia yang tidak ingin riwayat dirinya tersebar di internet bisa menggunakan haknya untuk dilupakan. Dengan menggunakan aturan ini, nantinya pihak yang diminta dilupakan tidak akan muncul lagi dari hasil penelusuran baik sosial media maupun mesin pencari seperti Google.

Jejak digital bagi siapa saja yang tidak nyaman untuk berbagai alasan bisa memanfaatkan aturan yang akan dikeluarkan oleh Kominfo.

Batas privacy sendiri menjadi banyak alasan seseorang ingin dilupakan dari internet. Tak jarang berbagai postingan terkait masa lalu membuat seseorang menjadi tidak nyaman sehingga ingin menghapus jejak digital tersebut.

Apple Kini Jual iPhone 8 dan iPhone 8 Plus Rekondisi

Apple Kini Jual iPhone 8 dan iPhone 8 Plus Rekondisi

Memiliki smartphone Apple bagi sebagaian orang saat ini masih menjadi sebuah hal yang membanggakan. Tak bisa dipungkiri, meskipun sudah banyak bermunculaln smartphone yang menawarkan teknologi canggih, pesona dari produk Apple seperti iPhone masih belum bisa ditandingi oleh vendor smartphone lainnya.

Bagi kamu yang menginginkan produk Apple seperti iPhone 8 dan iPhone 8 Plus, kamu bisa memiliki smartphone tersebut dengan harga yang jauh lebih murah. Mengapa demikian?

Smartphone yang dijual lebih murah tersebut merupakan barang rekondisi. Barang rekondisi sendiri merupakan produk yang biasanya ditarik kembali oleh pihak Apple karena mengalami kerusakan dan diperbaiki serta diuji kembali untuk dijual kembali kepasaran. Tidak perlu khawatir, produk rekondisi dari Apple ini merupakan produk yang dijual resmi sehingga jika terjadi apa-ap, kamu bisa mengklaim asuransi.

Jika kamu berminat untuk membeli 2 series produk iPhone rekondisi tersebut, kamu bisa mendapatkan smartphone canggih keluaran Apple itu dengan harga yang jauh lebih murah.

Berapa harga iPhone 8 dan iPhone 8 Plus rekondisi?

Untuk mendapatkan iPhone 8 64 GB bisa dibeli seharga USD 499 atau sekitar Rp 7,5 juta. Sementara iPhone 8 Plus 64 GB dibanderol USD 599 atau sekitar Rp 8,9 juta. Harga ini merupakan harga yang cukup mahal tetapi harga ini jauh lebih murah jika dibandingkan dengan membeli series iPhone keduanya yang bukan rekondisi.

Perlu kami ingatkan kembali, barang rekondisi berbeda dengan barang second. Barang rekondisi memang pernah digunakan, tetapi saat digunakan terjadi kendala dan ini langsung dikembalikan ke pihak Apple(pabrik) untuk diperbaiki. iPhone yang sudah diperbaiki secara resmi itulah yang dijual kembali ke pasaran.

Kamu tidak perlu khawatir mengenai hal-hal penting yang ada di iPhone rekondisi. Semua keamanan, software, support dan lainnya tidak ada perbedaan dengan iPhone umumnya. Ini memang iPhone, perbedaannya hanya karena ia mengalami permasalahan dan harus pulang ke pabrik sebelum pada akhirnya kembali dijual ke pasaran.

Jadi, jika kamu ingin membeli iPhone 8 atau iPhone Plus, sebaiknya pertimbangkan untuk membeli iPhone rekondisi saja! harga lebih murah, kualitas juga tidak kalah!